Beberapa tahun lalu, sangat populer penulis buku best seller, Robert T Kiyosaki. Sangat menginspirasi sebagian besar orang khususnya yang memang sedang gandrung akan virus-virus entrepreneur.
Robert membagi orang-orang menjadi 4 kuadran. Dan berikut tulisan saya sebagai pendapat pribadi.Check it out.
Kuadran pertama. Employee. Sebagian besar dari kita ada di kiuadran ini. Hal bagusnya, dapat pekerjaan berarti ada status, menerima gaji tiap bulan dan fasilitas lainnya (kesehatan, rumah, mobil, dll). Dengan slip gaji dan surat keterangan bahwa anda tercatat sebagai karyawan tetap suatu perusahaan, anda akan mendapatkan kemudahan utk mendapatkan kredit. Kekurangannya, sampai kapan rasa 'aman' itu hadir? Bagaimana bila tiba-tiba perusahaan anda bangkrut? tiba-tiba ada PHK? atau suatu saat akhirnya anda harus pensiun? Lantas bagaimana anda meneruskan hidup anda? Mengandalkan anak-anak yg sukses, asuransi atau apa???
Kuadran kedua. Self Employee. Siapakah yg termasuk golongan ini? Dokter, Pengacara, Notaris, Konsultan, dsb termasuk golongan ini. Prinsipnya, if they do working, they will get earn. Hal positifnya, waktu mereka sangat banyak dan bisa memilih kerjaan pula.
Kuadran ketiga. Investor. Punya duit banyak tapi tidak punya waktu untuk menjalankan suatu usaha secara langsung? Atau banyak juga golongan employee/self employee ikut ambil bagian pada kuadran ini. Mereka tetap bekerja, saat memiliki dana lebih, dana diputar di tempat lain, dgn harapan mereka mendapat passive income. Prinsipnya, jangan terlalu terbuai dengan proposal bisnis yang indah, yang memberikan keuntungan diluar batas normal. Must be careful. Tapi banyak juga lho yang sukses menjadi investor. Try it!
Kuadran keempat. Business Owner. Bagian ini abu-abu menurut saya. Antara self employee dan investor. jadi biasanya kalau misal kita membuat badan hukum, business owner bisa jadi direktur/komisaris sekaligus sebagai pemegang saham. Banyak orang yang tidak memahami bhw utk bisa sukses itu butuh perjuangan dan doa. Jadi para pengusaha yang sukses itu pastinya sudah melewati banyak 'naik-turun' dalam setiap perjalanan bisnisnya, hanya yg sanggup tetap bermimpi dan berjuang yang bisa sukses.
Jadi mana yang terbaik? Think all is the best. Karena hidup ini pilihan, jadi apapun pilihan anda pastikan anda menjalaninya dgn sungguh-sungguh dan fokus. Halal dan baik. Tetep, banyak beramal agar Allah senantiasa bersama kita. So, tell me, what are you?
















